PERAN IKLIM ETIS ORGANISASI DALAM MEMODERASI PENGARUH PERSEPSI FRAUD TERHADAP INTENSI WHISTLEBLOWING AKADEMIK

Authors

  • Fitriani Prastiawati Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Nelliraharti Nelliraharti Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Juanda Surya Universitas Syiah Kuala
  • Muhammad Ali Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Al Hilal Sigli

Keywords:

Persepsi Fraud, Iklim Etis, Intensi Whistleblowing, Institusi Pendidikan Tinggi

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengkaji pengaruh persepsi fraud akademik terhadap intensi melakukan whistleblowing serta menguji apakah iklim etis dapat memoderasi hubungan tersebut. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengujian hipotesis sebab akibat dengan sampel sebanyak 200 mahasiswa yang telah memahami konsep fraud akademik. Data dikumpulkan melalui kuesioner online. Data dianalisis menggunakan SmartPLS untuk pengujian hipotesis penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pengujian hipotesis menyatakan bahwa persepsi mahasiswa terhadap fraud akademik mampu mempengaruhi intensi whistleblowing akademik. Akan tetapi, iklim etis belum mampu memoderasi hubungan tersebut karena terdapat faktor lain yang lebih kuat dalam mempengaruhi hubungan tersebut, seperti sanksi sosial, jaminan keamanan psikologis pelapor, dan rendahnya perlindungan bagi pelapor tindakan kecurangan. Kontribusi penelitian ini memperluas literatur mengenai whistleblowing akademik dengan menguji hubungan antara persepsi fraud akademik dan intensi whistleblowing dalam konteks pendidikan tinggi. Kontribusi pada kebijakan yakni organisasi perlu menciptakan budaya yang baik atau perlindungan kepada pelapor tindakan kecurangan agar dapat meminimalisir terjadinya tindakan kecurangan di lingkungan akademik yang dapat menurunkan integritas lembaga pendidikan. Keterbatasan penelitian ini hanya menganalisis faktor persepsi fraud dan iklim etis terhadap intensi whistleblowing akademik, sehingga memperoleh hasil yang kurang mendalam. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mempertimbangan kondisi psikis pelapor dan media pelaporan yang dapat digunakan untuk melaporkan tindakan kecurangan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas et al. (2024). Is it harmful or helpful? Examining the causes and consequences of generative AI usage among university students. International Journal of Educational Technology in Higher Education, 21(1). https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s41239-024-00444-7

Abdillah, H. (2022). Dampak Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Al-Amar, 3(4), 562–577.

Abdillah, H. (2026). Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Informasi Untuk Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Al-Amar, 7(1), 1–15.

Agustina et al. (2019). Student Perceptions of Fraud and Whistleblowing Based on Gender. Journal of Accounting and Strategic Finance, 2(2), 183–192. https://doi.org/https://doi.org/10.33005/jasf.v2i2.62

Anggreani & Falikhatun. (2024). Determinants of whistleblowing on academic fraud of accounting students. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 16(1), 23–34. https://doi.org/https://doi.org/10.23969/jrak.v16i1.8114

Antoh et al. (2024). A perspective on the whistleblowing intention of internal auditors: an integrated ethical decision-making model. Cogent Business and Management, 11(1), 125–135. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/23311975.2023.2292817

Apriani, T. (2024). Pengaruh Pengalaman Dan Keahlian Auditor Terhadap Profesionalisme Auditor pada Perusahaan Swasta. Eks-Accuracy: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 3(1), 26–32.

Arifudin, O. (2023). Peran Perencanaan Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Syariah Dalam Meningkatkan Produktivitas Karyawan. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI), 2(2), 169–185.

Arifudin, O. (2024). Peran Kepemimpinan Islami Dalam Mewujudkan Organisasi Yang Harmonis Dan Lingkungan Kerja Syariah. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI), 3(2), 171–186.

Arifudin, O. (2025). Dampak Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Dalam Perspektif Syariah Untuk Meningkatkan Kualitas Perguruan Tinggi. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI), 4(1), 48–63.

Arifudin, O. (2026). Penerapan Perencanaan Pembelajaran yang Berbasis pada Keterampilan Berpikir Kritis pada Siswa. Tut Wuri Handayani: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(1), 66–76.

Awaludin, A. (2024). Urgensi Manajemen Pendidikan Dalam Rangka Meningkatkan Mutu Pendidikan Islam Di Madrasah. Jurnal Tahsinia, 5(2), 253–271.

Christy & Utami. (2020). Ethical Climate, Seriousness of Wrongdoing, Personal Characteristics and Whistleblowing-Intention. Proceedings of The First International Conference on Financial Forensics and Fraud, 1–11. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.4108/eai.13-8-2019.2294264

Dianti & Handayani. (2024). Pengaruh Pressure, Opportunity, Dan Rationalization Terhadap Perilaku Kecurangan Akademik Yang Dilakukan Oleh Mahasiswa Akuntansi Pada Perkuliahan Online. Soetomo Accounting Review, 2(4), 607–619.

Erfiyana, E. (2025). Islamic School Financial Management: A Case Study of Islamic Junior High Schools in Rural Areas. International Journal Of Science Education and Technology Management, 4(2), 33–44.

Erfiyana, E. (2026). Transformational Leadership of School Principals in Developing Islamic Education in Elementary Madrasahs. International Journal Of Science Education and Technology Management (IJSETM), 4(1), 32–44.

Fajt & Schiller. (2025). Hungarian university students’ perceptions of plagiarism. International Journal for Educational Integrity, 21(1). https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s40979-024-00169-0

Febrianty, F. (2020). Kepemimpinan & Prilaku Organisasi Konsep Dan Perkembangan. Bandung: Widina Bhakti Persada.

Ghozali & Latan. (2015). Partial Least Squares, Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan program Smartpls 3.0 untuk penelitian empiris. Badan Penerbit UNDIP.

Harding et al. (2015). Predicting self-reported research misconduct and questionable research practices in university students using an augmented Theory of Planned Behavior. Journal of Academic Ethics., 10(2), 311–324.

Harper & Prentice. (2024). ‘We’ share but ‘They’ cheat: student qualitative perspectives on cheating in higher education. International Journal for Educational Integrity, 20(1). https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s40979-024-00171-6

Hartono. (2017). Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah dan Pengalaman-Pengalaman (Edisi 6). Yogyakarta: BPFE.

Hayati & Wulanditya. (2018). Attitudes towards Whistleblowers, Organizational Commitment, Ethical Climate Principles, and Self-Efficacy as Determinants of Fraud Disclosures. The Indonesian Accounting Review, 8(1), 25–35. https://doi.org/https://doi.org/10.14414/tiar.v8i1.1636

Indayani & Yunisdanur. (2020). A Study of Whistleblowing Intentions in Government Sector. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 10(2), 285–301. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jrak.v10i2.10269

Indriani et al. (2019). Whistleblowing Intention, Personal Cost, Organizational Commitment and Fraud Seriousness Level. Journal of Accounting and Investment, 20(2), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.18196/jai.2002121

Kartika, I. (2023). Evaluasi Mutu Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berdasarkan Kompetensi Mahasiswa Di Perguruan Tinggi. Jurnal Al-Amar, 4(4), 636–651.

Kartika, I. (2024). Integrasi Manajemen Risiko Syariah dengan Sistem Reward dan Pemotivasian Karyawan dalam meningkatkan Mutu Lembaga Pendidikan. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), 3(2), 266–281.

Kartika, I. (2025). Peran Konselor Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan Dengan Integrasi Nilai-Nilai Syariah Melalui Konseling Karir. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI), 4(2), 279–295.

Kartika, I. (2026). Peran Manajemen Strategi Berbasis Syariah Dalam Meningkatkan Motivasi Dan Produktivitas Karyawan Lembaga Pendidikan. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), 5(1), 13–31.

Kurniawati & Djasul. (2022). Persepsi Mahasiswa Terhadap Whistleblowing System Sebagai Upaya Pencegahan Academic Fraud. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), 2(3), 824–830.

Kurniawati dan Djasuli. (2022). Persepsi Mahasiswa Terhadap Whistleblowing System Sebagai Upaya Pencegahan Academic Fraud. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis (JEBS), 2(3), 824–830.

Mayasari, A. (2024). Optimizing Student Management to Improve Educational Service Quality: A Qualitative Case Study in Integrated Islamic Elementary Schools. EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 799–808.

Morris. (2023). Who wrote this? Essay mills and assessment-Considerations regarding contract cheating and AI in higher education. The International Journal of Management Education, 21(2), 1–11.

Nur et al. (2024). Ethical work climate and whistleblowing intention. Jurnal Manajemen Maranatha, 23(2), 123–138. https://doi.org/https://doi.org/10.28932/jmm.v23i2.7817

Pangestuti & Atmini. (2025). Determinants of whistleblowing intention at government institutions. Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 11(2), 277–291. https://doi.org/https://doi.org/10.28986/jtaken.v11i2.2053

Parboteeah & Kapp. (2008). Ethical Climates and Workplace Safety Behaviors: An Empirical Investigation. Journal of Business Ethics, 80, 515–529.

Park et al. (2008). Cultural orientation and attitudes toward different forms of whistleblowing. Journal of Business Ethics, 82, 929–939. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10551-007-9603-1

Potipiroon & Wongpreedee. (2021). Ethical Climate and Whistleblowing Intentions: Testing the Mediating Roles of Public Service Motivation and Psychological Safety Among Local Government Employees. Public Personnel Management, 50(3), 327–355.

Purnamawati. (2018). Individual Perception of Ethical Behavior and Whistleblowing on Fraud Detection through Self-Efficacy. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 22(2), 1–10. https://doi.org/https://doi.org/10.26905/jkdp.v22i2.1991

Puspita et al. (2024). The Influence on Self Efficacy, Machiavelliane Traits, and Ethical Environment on Whistleblowing Intention. International Students Conference on Business, Education, Economics, Accounting, and Management (ISC – BEAM), 3(1), 1799–1816.

Setiabudhi et al. (2024). Analisis Data Kuantitatif dengan SmartPLS 4. Balikpapan: Borneo Novelty Publishing.

Setiawan et al. (2020). Whistleblowing Intention In Organizational Justice & Ethical Climate: An Experimental Study. Jurnal Reviu Akuntansi Dan Keuangan, 10(1), 103–114. https://doi.org/https://doi.org/10.22219/jrak.v10i1.10394

Sofyan, Y. (2020). Analisis Budaya Organisasi Dan Komitmen Organisasi Karyawan Bank Swasta Nasional Di Kota Bandung. Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, dan Akuntansi), 4(2), 73–87.

Supriatna, U. (2025). Technology-Based Learning Management In Improving Learning Outcomes In Junior High Schools. International Journal Of Science Education and Technology Management (IJSETM), 4(2).

Supriatna, U. (2026). The Role Of Teachers In Improving The Quality Of Learning In Madrasah Tsanawiyah. International Journal Of Science Education and Technology Management (IJSETM), 5(1), 45–56.

Tsai & Huang. (2008). The Relationship among Ethical Climate Types, Facets of Job Satisfaction, and the Three Components of Organizational Commitment: A Study of Nurses in Taiwan. Journal of Business Ethics, 2(1), 565–581.

Ulfah, U. (2025). Dampak Integrasi Nilai-Nilai Syariah Dalam Meningkatkan Resiliensi Dan Menurunkan Stres Kerja Karyawan. Jurnal Perbankan Syariah Indonesia (JPSI), 4(2), 262–278.

Ulfah, U. (2026). Peran Manajemen Konflik Dalam Persfektif Syariah Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Mental Dan Kepuasan Kerja Karyawan. Jurnal Ekonomi Syariah Indonesia (JESI), 5(1), 32–49.

Yulianti et al. (2023). Pengaruh Faktor Individual, Situasional Dan Organisasional Terhadap Niat Individu Melakukan Whistleblowing (Whistleblowing Intention) (Studi Pada Institusi Penegak Hukum: Kepolisian, Kejaksaan, Dan Pengadilan Negeri Kota Batu) (Tesis). Universitas Brawijaya.

Zhou et al. (2018). Psychological Mechanisms Linking Ethical Climate to Employee Whistle-Blowing Intention. Journal of Managerial Psychology, 33(2), 196–213.

Downloads

Published

2026-05-30

Issue

Section

Artikel

How to Cite

PERAN IKLIM ETIS ORGANISASI DALAM MEMODERASI PENGARUH PERSEPSI FRAUD TERHADAP INTENSI WHISTLEBLOWING AKADEMIK. (2026). Jurnal Tahsinia, 7(5), 830-845. https://ojs.iai-rakeyansantang.ac.id/index.php/tahsinia/article/view/1105