PERAN STRATEGIS GURU DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI PADA SISWA SD/MI DI ERA DIGITAL
Keywords:
Pendidikan Anti Korupsi, Peran Guru, Karakter Siswa, Era Digital, Internalisasi NilaiAbstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji peran strategis guru dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan anti korupsi pada siswa SD/MI di era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima guru SD/MI di Kabupaten Karawang yang dilaksanakan pada Mei 2026. Temuan menunjukkan bahwa seluruh narasumber memiliki pemahaman konseptual yang memadai tentang pendidikan anti korupsi sebagai proses pembentukan karakter, bukan sekadar transmisi pengetahuan. Guru menjalankan tiga fungsi utama, yakni sebagai teladan perilaku (role model), fasilitator pembelajaran berbasis nilai, dan mitra kolaborasi bersama keluarga. Strategi yang diterapkan meliputi keteladanan, pembiasaan, integrasi nilai dalam mata pelajaran, serta pemanfaatan media digital seperti video edukasi, animasi, dan kuis interaktif. Namun implementasi pendidikan anti korupsi menghadapi hambatan signifikan berupa pengaruh media sosial yang menormalisasi perilaku tidak jujur, orientasi instan di kalangan siswa, dan lemahnya sinergi antara sekolah dengan lingkungan keluarga. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan internalisasi nilai anti korupsi membutuhkan konsistensi keteladanan guru, dukungan ekosistem sekolah yang kondusif, literasi digital yang kuat, serta kolaborasi tri-pusat pendidikan secara berkelanjutan. Implikasi praktis penelitian mencakup perlunya penguatan kompetensi pedagogis guru dalam merancang pembelajaran berkarakter yang adaptif terhadap dinamika era digital.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anggin Selvialani, Siti Khoerunnisa, Zahra Aulia Ramadan, Kamelia Syalsabila Zahra Azis, Emi Anggreani Masjur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







